Tugas Pendahuluan 

Modul 2 : Oscilloscop dan Pengukuran Daya

[Kembali ke Menu Sebelumnya]


1. Jelaskan Pengertian dan Fungsi Oscilloscop!

jawab: Oscilloscop berasal dari bahasa yunani yang terdiri dari kata "oscillo" yang artinya bergetar dan "scope" yang artinya melihat. adalah alat ukur yang memvisualisasikan sinyal listrik sebagai grafik (bentuk gelombang). Oscilloscop memiliki fungsi: merekam sinyal tegangan dari waktu ke waktu, memvisualisasikan sinyal listrik, mengukur tegangan, mengukur frekuensi, mengukur periode, mengukur fasa, menganalisis gelombang, mengukur waktu, dan mengukur sinyal transien


2. Jelaskan prinsip kerja dari Oscilloscop!

jawab: pada oscilloscop dilengkapi tabung sinar katode. kemudian piranti pemancar elektron akan memproyeksikan sorotan elektron ke layar tabung sinar katode. sorotan elektron tersebut membekas pada layar. rangkaian khusus dalam oscilloscop akan menyebabkan sorotan bergerak berulang ulang dari kiri ke kanan. proses pengulangan ini menyebabkan bentuk sinyal yang berkelanjutan sehingga dapat dipelajari. 


3. Jelaskan apa itu daya!

jawab: Daya merupakan jumlah usaha yang dilakukan setiap satuan waktu, yang dilambangkan dengan (P). satuan yang digunakan untuk menyatakan daya yaitu Joule per detik atau Watt. satuan Watt digunakan untuk menghargai penemu mesin uap pada abad ke-18 Masehi yakni James Watt. daya adalah besaran skalar. dalam fisika, daya adalah kecepatan dalam melakukan kerja. daya sama dengan jumlah energi yang diperlukan per satuan waktu. daya membutuhkan perubahan pada benda dan waktu yang spesifik saat perubahan muncul. 

P= V × I atau P= I² × R


4. Jelaskan macam macam daya serta penggunaannya dalam kehidupan sehari hari !

jawab:

1.) Daya mekanika, adalah daya yang dihasilkan oleh gaya yang bekerja pada suatu benda yang menghasilkan benda itu bergerak. contoh penggunaannya mesin mobil yang menghasilkan tenaga untuk bergerak. 

2.) Daya listrik, adalah laju perubahan energi listrik yang digunakan dalam satu rangkaian. contoh penggunaannya lampu yang menyala di rumah.

3.) Daya panas, adalah daya yang dihasilkan oleh perubahan energi panas. contoh penggunaannya kompor dan oven yang bisa memanaskan makanan.

4.) Daya magnet, adalah daya yang dihasilkan oleh medan magnet dan digunakan untuk menarik atau menggerakkan benda. contoh penggunaannya motor listrik yang digunakan untuk memggerakan kipas atau blender.

5. Jelaskan apa itu faktor daya dan jenis jenis faktor daya bessrta kurvanya!

jawab:

Faktor daya (Power Factor, PF) adalah perbandingan antara daya aktif (real power, P) dengan daya semu (apparent power, S) dalam suatu rangkaian listrik AC. Faktor daya menunjukkan seberapa efisien daya listrik digunakan dalam suatu sistem.

Ada tiga jenis faktor daya yaitu :
  • Faktor daya unity
Faktor daya unity adalah keadaan saat nilai cos φ adalah satu dan tegangan sephasa dengan arus. Faktor daya unity akan terjadi bila jenis beban adalah resistif murni.

Arus Sephasa Dengan Tegangan

  • Faktor daya terbelakang (lagging)
Faktor daya terbelakang (lagging) adalah keadaan faktor daya saat Beban/ peralatan listrik memerlukan daya reaktif dari sistem atau beban bersifat induktif dan Arus (I ) terbelakang dari tegangan (V), V mendahului I dengan sudut φ. 


Arus tertinggal dari tegangan sebesar sudut φ


  • Faktor daya mendahului (leading)
Faktor daya mendahului (leading) adalah keadaan faktor daya saat Beban/ peralatan listrik memberikan daya reaktif dari sistem atau beban bersifat kapasitif dan Arus mendahului tegangan, V terbelakang dari I dengan sudut φ


Arus Mendahului Tegangan Sebesar Sudut φ

6.  Jelaskan apa itu:

a. amplifier  b.volt/div  c. time/div d. probe 

 e. frekuensi  f. amplitudo  g. periode h. attenuator

jawab :

a. Amplifier

Amplifier adalah rangkaian elektronik yang berfungsi untuk memperkuat sinyal listrik, baik tegangan, arus, maupun daya. Amplifier banyak digunakan dalam sistem audio, komunikasi, dan sensor elektronik.


b. Volt/Div (Volt per Divisi)

Volt/Div adalah skala tegangan yang digunakan pada osiloskop untuk menentukan berapa besar tegangan yang direpresentasikan dalam satu divisi pada layar. Semakin kecil nilai Volt/Div, semakin detail tampilan sinyalnya.


c. Time/Div (Waktu per Divisi)

Time/Div adalah skala waktu yang digunakan pada osiloskop untuk menentukan berapa lama waktu yang direpresentasikan dalam satu divisi pada layar. Ini membantu dalam menganalisis periode dan frekuensi sinyal.


d. Probe

Probe adalah alat penghubung yang digunakan untuk menghubungkan osiloskop atau alat ukur lainnya dengan rangkaian yang sedang diuji. Probe dapat berupa kabel dengan ujung penjepit atau jarum untuk mendeteksi sinyal listrik.


e. Frekuensi

Frekuensi adalah jumlah gelombang yang terjadi dalam satu detik, dinyatakan dalam Hertz (Hz).


f. Amplitudo

Amplitudo adalah nilai puncak dari sebuah gelombang atau sinyal listrik yang menunjukkan besarnya tegangan atau arus maksimum. Dalam sinyal AC, amplitudo menentukan seberapa kuat gelombang tersebut.


g. Periode

Periode adalah waktu yang dibutuhkan oleh satu gelombang untuk menyelesaikan satu siklus penuh, dinyatakan dalam detik (s).


h. Attenuator

Attenuator adalah rangkaian atau perangkat yang digunakan untuk melemahkan sinyal tanpa mengubah bentuk gelombangnya. Attenuator sering digunakan dalam osiloskop dan sistem komunikasi untuk menyesuaikan level sinyal agar tidak melebihi kapasitas alat ukur.


scan tp tulis tangan [klik disini]


Komentar