synchronous MOD-16 Counter
fig. 7.5
dalam perkembangan teknologi elektronika digital dan instrumentasi, rangkaian logika sekunensial memegang peranan krusial sebagai elemen pemrosesan data yang berbasis waktu. berbeda dengan rangkaian kombinasional yang outputnya hanya ditentukan oleh input saat itu, rangkaian sekuensial memiliki kemampuan memori yang menyimpan status sebelumnya menggunakan komponen dasar berupa flip-flop. dua bentuk implementasi utama dari sistem ini adalah register dan pencacah (counter). dalam aplikasinya, pecacah digunakan secara luas untuk menghitung jumlah pulsa detak (clock), membagi frekuensi, higga mengatur urutan eksekusi intruksi pada sistem mikroprosesor.
berdasarkan metode pemberian sinyal pemicunya, pencacah diklasifikasikan menjadi dua jenis utama, yaitu pencacah asinkron (asynchronous/ripple counter) dan pencacah sinkron (synchronous counter). pada pencacah asinkron, sinyal clock merambat secara berantai dari satu tahap ke tahpa berikutnya, yang menyebabkan terjadinya akumulasi tunda perambatan (propagation delay). kendala ini membatasi performa pencacah asinkron pada aplikasi kecepatan tinggi karena dapat memicu munculnya kondisi salah baca (glitch). untuk mengatasi keterbatasan tersebut, dirancanglah synchroous counter, di mana seluruh flip-flop di dalam rangkaian dipicu secara paralel oleh satu sumber sinyal clock yang sama secara serentak.
1. memahami prinsip kerja synchronous counter
2. merancang dan mengimplementasikan counter biner 4 bit (MOD 16)
3. mengetahui perbedaan antara synchronous dan asynchronous counter
4. mengamati urutan output biner dari 0000 hingga 1111
ALAT:
1. logicprobe
BAHAN
1. IC 74148
2. Gerbang Logika NOT (7404)spesifikasi:
3. Gerbang NAND 4011spesifikasi:
4. gerbang logika AND 7408
Encoder IC 74148 merupakan priority encoder dengan karakter aktif LOW untuk jalur input maupun data outputnya sehingga untuk mengaktifkan jalur input encoder maka tombol S1 – S7 pada rangkaian keypad diatas terhubung ke ground pada saat tombol S1 – S7 ditekan.
Spesifikasi :
- Tipe IC: Decoder-to-Binary Encoder
- Jumlah Jalur Masukan: 8 jalur
- Jumlah Jalur Keluaran: 3 jalur
- Tegangan Operasional: IC 74148 biasanya beroperasi pada tegangan 5V DC.
- Package: IC 74148 tersedia dalam berbagai paket, seperti DIP (Dual Inline Package) dengan 16 pin.
- Tegangan Tingkat Logika: IC ini bekerja dengan logika TTL (Transistor-Transistor Logic).
- Fungsi Utama: IC 74148 digunakan untuk mengonversi data input biner menjadi keluaran kode biner yang sesuai.
Komentar
Posting Komentar