TUGAS PENDAHULUAN

OP-AMP DAN FILTER (M3)

1. Penjelasan kondisi [Kembali]

Buatlah sebuah rangkaian inverting amplifier, lalu hitung gain dan Vout serta analisa bentuk gelombang input dan output

perhitungan gain

Av = -RF/Rin

Av = -50k/10k

Av = -5

perhitungan tegangan output

dengan input sebesar 2V maka didapatkan tegangan keluaran dengan rumus sebesar

Vout = Av x Vin

Vout = -5 x 2

Vout = -10


Analisa bentuk gelombang pada osiloskop

pada osiloskop gelombang dari input itu disambungkan dengan channel A (kuning) dan gelombang outputnya terhubung dengan cannel C (pink). pada osiloskop didapatkan gelombang yang warna kuning yakni input itu memiliki tegangan puncak sebesar 2v dan pada gelombang berwarna pink itu didapatkan tegangan puncak sebesar -10v. ini sesuai dengan perhitungan dari penguatan op-amp tadi. yakni Rf/Rin = -5. jadi  ketika tegangan masukan = 2v maka tegangan keluaran sama dengan -5 x 2 yakni -10v.

2. Prinsip Kerja Kondisi [Kembali]

prinsip kerja dari rangkaian kondisi.

tegangan input sebesar 2V bolak balik mengalir menuju resistor sebesar 10k Ohm dan masuk kaki ke inverting. pada kaki non inverting disambungkan ke ground sehingga rangkaian ini dinamakan rangkaian inverting. pada kaki output terdapat umpan balik yakni ada resistor sebesar 50k Ohm yang terhubung ke tegangan masukan dan resistor masukan. lalu kaki keluaran terhubung ke osiloskop sehingga tegangan dapat dilihat pada osiloskop. tegangan negatif pada penguatan berarti output akan selalu berlawanan fasa, yakni 180 derajat terhadap input. pada osiloskop channel A itu terhubung ke input sehingga kita dapat melihat perbandingan antara gelombang input dan gelombang output.

3. Rangkaian Kondisi [Kembali]




 datasheet op-amp

Komentar