figure 11.19


1. Pendahuluan[Kembali]

IC Encoder 74148 merupakan rangkaian terpadu jenis priority encoder 8-ke-3 yang berfungsi mengubah delapan jalur masukan menjadi tiga bit keluaran biner berdasarkan tingkat prioritas tertentu. Berbeda dengan encoder biasa, IC ini mampu menentukan masukan yang memiliki prioritas tertinggi ketika beberapa masukan aktif secara bersamaan, sehingga menghasilkan keluaran yang tetap valid dan tidak menimbulkan ambiguitas. IC 74148 menggunakan logika aktif-rendah (active-low) pada masukan, keluaran, serta beberapa sinyal kontrolnya, sehingga penggunaannya memerlukan pemahaman terhadap karakteristik logika tersebut. Berkat kemampuannya dalam menyederhanakan banyak sinyal masukan menjadi representasi biner yang lebih efisien, IC 74148 banyak diterapkan pada sistem digital seperti pengendali interupsi, sistem pemindaian (scanning), pengkodean data, dan berbagai aplikasi elektronika yang memerlukan mekanisme penentuan prioritas secara otomatis.

2. Tujuan[Kembali]

a. mengetahui bentuk rangkaian dari IC 74148

b. dapat membuar rangkaian IC 74148

c. mengetahui prinsip kerja dari IC 74148

3. Alat dan Bahan[Kembali] 

ALAT:

    1. Logicprobe



BAHAN:
 
    1. IC 74148

Spesifikasi :
  • Tipe IC: Decoder-to-Binary Encoder
  • Jumlah Jalur Masukan: 8 jalur
  • Jumlah Jalur Keluaran: 3 jalur
  • Tegangan Operasional: IC 74148 biasanya beroperasi pada tegangan 5V DC.
  • Package: IC 74148 tersedia dalam berbagai paket, seperti DIP (Dual Inline Package) dengan 16 pin.
  • Tegangan Tingkat Logika: IC ini bekerja dengan logika TTL (Transistor-Transistor Logic).
  • Fungsi Utama: IC 74148 digunakan untuk mengonversi data input biner menjadi keluaran kode biner yang sesuai.
    2. Gerbang Logika Not (7404)


Spesifikasi: 


    3. Gerbang NAND 4011

spesifikasi:

    4. Gerbang Logika AND 7408


Spesifikasi :

  • Supply Voltage 7V
  • Input Voltage 5.5V
  • Operating Free Air Temperature Range 0°C to +70°C
  • Storage Temperature Range −65°C to +150°C

4. Dasar Teori[Kembali]

 1. Logicprobe



Logic probe atau logic tester adalah alat yang biasa digunakan untuk menganalisa dan mengecek status logika (High atau Low) yang keluar dari rangkaian digital. Objek yang diukur oleh logic probe ini adalah tegangan oleh karena itu biasanya rangkaian logic probe harus menggunakan tegangan luar (bukan dari rangkaian logika yang ingin diukur) seperti baterai. Alat ini biasa digunakan pada IC TTL ataupun CMOS (Complementary metal-oxide semiconductor).
Logic probe menggunakan dua lampu indikator led yang berbeda warna untuk membedakan keluaran High atau Low. Yang umum dipakai yaitu LED warna merah untuk menandakan output berlogika HIGH (1) dan warna hijau untuk menandakan output berlogika LOW(0).
 
    2. IC 74148



Encoder IC 74148 merupakan priority encoder dengan karakter aktif LOW untuk jalur input maupun data outputnya sehingga untuk mengaktifkan jalur input encoder maka tombol S1 – S7 pada rangkaian keypad diatas terhubung ke ground pada saat tombol S1 – S7 ditekan.

Spesifikasi :

  • Tipe IC: Decoder-to-Binary Encoder
  • Jumlah Jalur Masukan: 8 jalur
  • Jumlah Jalur Keluaran: 3 jalur
  • Tegangan Operasional: IC 74148 biasanya beroperasi pada tegangan 5V DC.
  • Package: IC 74148 tersedia dalam berbagai paket, seperti DIP (Dual Inline Package) dengan 16 pin.
  • Tegangan Tingkat Logika: IC ini bekerja dengan logika TTL (Transistor-Transistor Logic).
  • Fungsi Utama: IC 74148 digunakan untuk mengonversi data input biner menjadi keluaran kode biner yang sesuai.

    3. Gerbang Logika Not (7404)


Spesifikasi: 


    4. Gerbang NAND 4011

spesifikasi:

    5. Gerbang Logika AND 7408


Spesifikasi :

  • Supply Voltage 7V
  • Input Voltage 5.5V
  • Operating Free Air Temperature Range 0°C to +70°C
  • Storage Temperature Range −65°C to +150°C

5. Percobaan[Kembali]

1) Prosedur Percobaan

1. Siapkan alat dan bahan untuk membuat rangkaian pada proteus
2. Rangkai IC74148 pada proteus
3. Nyalakan proteus

2) Rangkaian Percobaan

Gambar Rangkaian secara keseluruhan

Diagram Blok
Diagram Blok IC 74148

Rangkaian Dalam
3) Prinsip Kerja Rangkaian
Ketika input pada logicstate pertama adalah 0, E1 bernilai 0, dan lainnya 1 maka output yang dihasilkan adalah A0 bernilai 1, A1 bernilai 1, A2 bernilai 1, GS bernilai 0, dan E0 bernilai 1. Hal ini disebabkan karena pada output di encoder adalah binary. Terlihat pada inputnya adalah desimal, dimana apabila kita mencari input 0 (desimal) maka binary yang dihasilkan adalah 1 1 1 (active low). Ketika E1 1 dan lainnya dont care maka output yang dihasilkan adalah 1 semua. Begitu pula apabila E1 nya 0 dan lainnya 1 atau aktive high maka output pada E0 akan menghasilkan output 0.


6. Download File[Kembali]

file rangkaian

datasheet AND 7408

datasheet NAND 4011

datasheet NOT 7404

datasheet IC 74148

datasheet logicprobe


Komentar